Sunday, December 16, 2012

Pertumbuhan Dan Pembangunan Ekonomi Di Negara Berkembang Dan Negara Maju



KATAPENGANTAR

Puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT. Yang telah memberikan rahmat serta karuniaNya kepada  kami sehingga kami berhasil  menyelesaikan makalah  ini yang ALHAMDULLILAH tepat pada waktunya yang berjudul “Pertumbuhan Dan Pembangunan Ekonomi Di Negara Berkembang Dan Negara Maju
Diharapkan makalah ini  dapat  memberikan  imformasi  kepada kita semua tentang Pertumbuhan Dan Pembangunan Ekonomi Di Negara Berkembang Dan Negara Maju jika dilihat dari berbagai aspek.kami menyadari bahwa  makalah ini masih jauh dari sempurna,oleh karena itu kritik dan saran  dari semua  pihak yang  bersipat  membangun selalu kami  harap kan demi kesempurnaan makalah ini .
Akhir kata, kami sampai kan  terima kasih kepada semua  pihak yang telah  berperan serta  dalam penyusun makalah ini dari awal sampai akhir.Semoga Allah SWT senantiasa meridhai  usaha kita.Amin




Penyusun

















DAFTAR ISI


Kata Pengantar
..……………………
1
Daftar Isi
..……………………
2
BAB  I
PENDAHULUAN
..……………………
3

I.          Latar Belakang Masalah
..……………………
3

II.      Rumusan Masalah
..……………………
4

III.   Tujuan Masalah
..……………………
4
BAB  II
PEMBAHASAN
..……………………
5

I.         Beberapa Konsep tentang Pertumbuhan Ekonomi
..……………………
5

II.      Faktor faktor yang menentukan pertumbuhan ekonomi
..……………………
6

III.  Teori teori pertumbuhan ekonomi
..……………………
7

IV.  Perbedaan Pertumbuhan Ekonomi dan Pembangunan Ekonomi
..……………………
9

V.     Masalah Pertumbuhan dan pembangunan ekonomi di negara berkembang dan Negara maju
..……………………
10

VI.   Kebijakan mempercepat pembangunan Negara berkembang dan Negara maju
..……………………
12
BAB  III
PENUTUP
..……………………
13
DAFTAR PUSTAKA
..……………………
13









BAB   I
PENDAHULUAN

I.            Latar Belakang Masalah
Pertumbuhan ekonomi merupakan masalah ekonomi dalam jangka panjang. Pertumbuhan ekonomi yang pesat merupakan fenomena penting yang dialami hanya semenjak dua abad belakangan ini. Dalam periode tersebut dunia telah mengalami perubahan yang sangat nyata apabila dibandingkan dengan periode sebelumnya.di tinjau dari segi ekonomi, perkembangan ekonomi dunia yang berlaku semenjak lebih dua abad yang lalu menimbulkan dua efek penting yang sangat menggalakan
·               Kemakmuran atau taraf hidup masyarakat makin meningkat.
·               Dapat menciptakan kesempatan kerja yang baru kepada penduduk yang terus bertambah jumlahnya.
Isu mengenai pertumbuhan ekonomi yang selalu diperhatikan dalam analisis makro ekonomi adalah masalah kelesuan pertumbuhan ekonomi dari waktu ke waktu. Dalam membicarakan mengenai pertumbuhan ekonomi dua hal penting perlu di perhatikan, yaitu :
·         Faktor faktor yang menentukan pertumbuhan ekonomi suatu negara
·         Teori teori yang menerangkan penting menetukan pertumbuhan.
Dalam penjelasan lain disebutkan pula bahwa Pembangunan ekonomi adalah suatu proses kenaikan pendapatan total dan pendapatan perkapita dengan memperhitungkan adanya pertambahan penduduk dan disertai dengan perubahan fundamental dalam struktur ekonomi suatu negara dan pemerataan pendapatan bagi penduduk suatu negara.
Pembangunan ekonomi tak dapat lepas dari pertumbuhan ekonomi (economic growth); pembangunan ekonomi mendorong pertumbuhan ekonomi, dan sebaliknya, pertumbuhan ekonomi memperlancar proses pembangunan ekonomi.
Yang dimaksud dengan pertumbuhan ekonomi adalah proses kenaikan kapasitas produksi suatu perekonomian yang diwujudkan dalam bentuk kenaikan pendapatan nasional [1]. Suatu negara dikatakan mengalami pertumbuhan ekonomi apabila terjadi peningkatan GNP riil di negara tersebut. Adanya pertumbuhan ekonomi merupakan indikasi keberhasilan pembangunan ekonomi.
Perbedaan antara keduanya adalah pertumbuhan ekonomi keberhasilannya lebih bersifat kuantitatif, yaitu adanya kenaikan dalam standar pendapatan dan tingkat output produksi yang dihasilkan, sedangkan pembangunan ekonomi lebih bersifat kualitatif, bukan hanya pertambahan produksi, tetapi juga terdapat perubahan-perubahan dalam struktur produksi dan alokasi input pada berbagai sektor perekonomian seperti dalam lembaga, pengetahuan, sosial dan teknik.
II.         Rumusan Masalah
Seperti yang telah di uraikan pada latar belakang, maka penulis mengambil rumusan masalah sebagai berikut:
Ø  Beberapa konsep mengenai pertumbuhan ekonomi
Ø  Faktor faktor yang menentukan pertumbuhan ekonomi
Ø  Teori teori pertumbuhan ekonomi
Ø  Masalah pembangunan di negara berkembang dan Negara maju
Ø  Kebijakan mempercepat pembangunan Negara berkembang dan Negara maju

III.       Tujuan Penulisan
Tujuan pembuatan makalah yang berjudul “Pertumbuhan Dan Pembangunan Ekonomi Di Negara Berkembang Dan Negara Maju ” adalah :
Ø  Mengetahui beberapa konsep mengenai pertumbuhan ekonomi
Ø  Mengetahui faktor faktor yang menentukan pertumbuhan ekonomi
Ø  Mengetahui teori teori pertumbuhan ekonomi
Ø  Mengetahui masalah pembangunan di negara berkembang dan Negara maju.
Ø Mengetahui kebijakan mempercepat pembangunan di negara berkembang dan Negara maju.



BAB   II
PEMBAHASAN

I.            Beberapa Konsep tentang Pertumbuhan Ekonomi
Telah banyak menyatakan berbagai konsep yang erat hubungannya dengan perkembangan ekonomi suatu negara. Istilah istilah pertumbuhan ekonomi (economic growth), perkembangan ekonomi (economic development), tingakat kemakmuran atau taraf hidup masyarakat, dan pendapatan perkapita dalah beberapa konsep yang telah dinyatakan.
Dalam analisa ekonomi perlu dibedakan arti pertumbuhan ekonomi dan pembangunan ekonomi. Kedua konsep ini mempunyai pengertian yang sedikit berbeda :
A.                Pertumbuhan ekonomi
Pertumbuhan ekonomi menerangkan atau mengukur prestasi dari perkembangan suatu ekonomi. Dalam kegiatan perekonomian yang sebenernya pertumbuhan berarti perkembangan fisikal produksi barang dan jasa yang berlaku di suatu negara, seperti pertambahan dan jumlah produksi barang industri, perkembangan infrastruktur, pertambahan jumlah sekolah, perkembangan produksi sektor jasa dan pertambahan produksi barang modal. Tetapi dengan menggunakan berbagai jenis data produksi adalah sangat sukar untuk memberi gambaran tentang pertumbuhan ekonomi yang di capai.  Oleh sebab itu untuk memberikan suatu gambaran kasar mengenai pertumbuhan ekonomi yang di capai suatu negara, ukuran yang selalu digunakan adalah tingkat pertumbuhan pendapatan nasional riil yang dicapai.
B.                 Pembangunan ekonomi
Banyak orang yang selalu keliru dalam menggunakan istilah pertumbuhan ekonomi dan pembangunan ekonomi. Sebenarnya kedua istilah itu mempunyai arti yang sedikit berbeda. Kedua duanya menerangkan mengenai perkembangan ekonomi yang berlaku. Tetapi biasanya, mereka digunakan didalam konteks yang berbeda. Pertumbuhan selalu digunakan sebagai suatu ungkapan umum yang menggambarkan tingkat perkembangan suatu negara yang diukur melalui presentasi pertambahan pendapatan nasional riil. Istilah pembangunan ekonomi (economic development) biasanya di kaitkan dengan perkembangan ekonomi di negara negara berkembang.
Banyak informasi perlu digunakan untuk secara lengkap menunujukan taraf kemakmuran dan taraf hidup yang di capai masyarakat suatu negara,kemakmuran ditentukan pula oleh fasilitas untuk mendapatkan suplai listrik dan air minum yang bersih, taraf kesehatan , fasilitas perobatan dll. Tersediannya yang cukup merupakan faktor lainnya, apabila semua faktor faktor seperti ini digunakan untuk menunjukan tingkat kemakmuran setiap negara, akan dihadapi masalah dalam mengumpulkan data seperti itu.

II.         Faktor faktor yang menentukan pertumbuhan ekonomi
Mengapa suatu ekonomi berkembang dengan cepat tetapi ekonomi lainnya tidak berkembang ? pertanyaan seperti ini susah untuk menjawabnya, kestabilan politik, kebijakan ekonomi pemerintah, kekayaan alam yang dimiliki, jumlah dan kemampuan tenaga kerja, dll . adalah beberapa faktor faktor penting yang mempengaruhi pertumbuhan ekonomi. Beberapa faktor yang telah lama di pandang oleh beberapa ahli ahli ekonomi sebagai sumber penting yang dapat mewujudkan pertumbuhan ekonomi.
A.                Tanah dan kekayaan alam lainnya
Kekayan alam suatu negara meliputi luas dan kesuburan tanah, keadaan iklim,dan cuaca, jumlh dan jenis hasil hutan dan hasi laut yang dapta diperoleh,jumlah dan jenis kekayaan barang tambang yang terdapat. Kekayaan alam akan dapat  mempermudah usaha untuk mengembangkan perekonomian suatu negara, terutama pada masa masa permulaan dri proses pertumbuhan ekonomi.
Di dalam setiap negara dimana pertumbuhan ekonomi baru bermula terapat banyak hambatan untuk mengembangkan berbagai kegiatan ekonomi diuar sektor utama ( pertanian dan pertambangan). Yaitu dimana sektor kekayaan alam terdapat kekurangan modal, kekurangan tenaga ahlidan kekurangan pengetahuan para pengusaha untuk mengembangkan kegiatan ekponomi modern di satu pihak. Dan terbatasnya pasar bagi berbagai jenis kegiatan (sebagai akibat dari pendapatan masyarakat yang sangat rendah ) dilain pihak, membatasi kemungkinan untuk mengembangkan berbagai jenis kegiatan ekonomi.
B.                 Sistem sosial dan sikap masyarakat
Sistem sosial dan sikap masyarkat penting perannya dalam mewujudakan pertumbuhan ekonomi. Di dalam menganalisis mengenai masalah masalah pembangunan di negara ahli ahli ekonomi telah menunjukan bahwa sistem sosial dan sikap masyarakat dapat menjadi penghambat yang serius kepada pembangunan. Adat istiadat yang tradisional dapat menghambat masyarakat untuk menggunakan cara memproduksi yang modern dan produktivitas yang tinggi. Oleh karena pertumbuhan ekonomi tidak dapat dipercepat.
Sikap masyarakat juga dapat menentukan sampai dimana pertumbuhan ekonomi dapat dicapai. Disebagian masyarakat terdapat sikap masyarakat yang dapat memberikan dorongan yang besar kepada pertumbuhan ekonomi. Sikap yang demkian itu antara lain adalah sikap berhemat dengan tujuan untuk mengumpulkan lebih banyak uang untk investasi, sangat menghargai kerja keras.
Apabila dalam masyarakat terdapat beberapa keadaan dalam sistem sosial dan sikap masyarakat yang sangat menghambat pertumbuhan ekonomi, pemerintah haruslah berusaha untuk menghapuskan hambatan hambatan tersebut, perombakan, juga perubahan dalam sikap masyarakat perlu diciptakan.

III.       Teori teori pertumbuhan ekonomi
Pertumbuhan ekonomi merupakan salah satu bidang penyelidikan yang sudah lama dibahas oleh para ahli ekonomi. Pada hakikatnya adalah suat analisis mengenai sebab sebab dari berlakunya pertumbuhan ekonomi dan faktor faktor yang menentukan pertumbuhan itu.
A .       Teori Pertumbuhan Klasik
Menurut pandangan para ahli ekonomi klasik ada empat faktor yang mempengaruhi ekonomi, yaitu jumlah penduduk, jumlah stok barang barang modal, luas tanah dan kekayaan alam, serta tingkat teknologi yang digunakan. Walaupun menyadari bahwa pertumbuhan ekonomi tergantung kepada banyak faktor. Ahli ahli ekonomi klasik terutama menitikberatkan perhatiannya kepada pengaruh pertumbuhan penduduk pertumbuhan ekonomi.  Menurut pandangan ahli ekonomi juga,  hukum hasil tambahan yang semakin berkurang akan mempengaruhi pertumbuhan ekonomi. Ini berarti pertumbuhan ekonomi tidak akan terus menerus berlangsung.
B .       Teori schumpeter
Teori shumpeter menekankan pentingnya peranan pengusaha didalam mewujudkan pertumbuhan ekonomi. Dalam teori itu ditunjukan bahwa para pengusaha, merupakan golongan yang akan terus menerus membuat pembaharuan atau inovasi dalam kegiatan ekonomi.
Didalam mengemukakan teori pertumbuhannya shumpeter memulai analisisnya dengan memisalkan bahwa perekonomian sedang dalam keadaan tidak berkembang, tetapi keadaan ini tidak berlangsung lama. Pada saat keadaan tersebut berlaku, segolongan pengusaha menyadari tentang berbagai kemungkinan untuk mengadakan inovasi yang menguntungkan. Didorong oleh keinginan mendapatkan keuntungan dari mengadakan pembaharuan tersebut, mereka akan meminjam modal dan melakukan penanaman modal (investasi).
C .        Teori Harrod-Dommar
Dalam menganalisis menegenai pertumbuhan ekonomi, teori harrod-dommar bertujuan untuk menerangkan syarat yang harus dipenuhi supaya suatu perekonomian dapat mencapai pertumbuhan yang teguhatau steedy growth dalam jangaka panjang.  Analisis harrod-dommar menggunakan pemisalan pemisalan: (i) barang modal telah mencapai kapasitas penuh (ii) tabungan adalah proposional dengan pendapatan nasional (iii) rasio modal produksi(capital output ratio) (iv) perekonomian terdiri dua sektor.

D.        Teori Pertumbuhan Neo Klasik
Sebagai suatu perluasan teori keynes, teori harrod-dommar melihat persoalan pertumbuhan itu dari segi permintaan. Pertumbuhan ekonomi hanya berlaku apabila pengeluaran agregat- melalui kenaikan investasi-bertambah secara terus menerus pada tingkat pertumbuhan yang ditentukan.
Sumbangan terpenting teori pertumbuhan neo klasik bukanlah menunjukan faktor faktor yang mempengaruhi pertumbuhan ekonomi, tetapi dalam sumbangannya untuk menggunakan teori tersebut untuk mengadakan penyelidikan empiris dalam menentukan peranan sebenarnya dari berbagai faktor produksi dalam mewujudkan pertumbuhan ekonomi.

IV.        Perbedaan Pertumbuhan Ekonomi dan Pembangunan Ekonomi
Pertumbuhan ekonomi
         Merupakan proses naiknya produk per kapita dalam jangka panjang.
         Tidak memperhatikan pemerataan pendapatan.
         Tidak memperhatikan pertambahan penduduk
         Belum tentu dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat.
         Pertumbuhan ekonomi belum tentu disertai dengan pembangunan ekonomi
         Setiap input dapat menghasilkan output yang lebih banyak
Pembangunan ekonomi
         Merupakan proses perubahan yang terus menerus menuju perbaikan termasuk usaha meningkatkan produk per kapita.
         Memperhatikan pemerataan pendapatan termasuk pemerataan pembangunan dan hasil-hasilnya.
         Memperhatikan pertambahan penduduk.
         Meningkatkan taraf hidup masyarakat.
         Pembangunan ekonomi selalu dibarengi dengan pertumbuhan ekonomi.
         Setiap input selain menghasilkan output yang lebih banyak juga terjadi perubahan – perubahan kelembagaan dan pengetahuan teknik.
V.          Masalah Pertumbuhan dan pembangunan ekonomi di negara berkembang dan Negara maju
Di tahun 2010, fase pemulihan ekonomi dunia semakin terasa. Perbaikan pertumbuhanekonomi terjadi baik di negara-negara maju maupun negara-negara berkembang.Sebagian besar negara-negara maju telah meninggalkan laju pertumbuhan negatif sejak kuartal pertama tahun 2010 dan berlanjut hingga kuartal-kuartal berikutnya. Di tahun2010 perekonomian negara maju tumbuh sebesar 3,0 persen, setelah mengalamikontraksi sebesar 3,4 persen di tahun sebelumnya
Perbandingan pendapatan perkapita diantara berbagai negara telah menunujukan bahwa terdapat perbedaan yang besar dalam taraf kemakmuran negara maju dan negara berkembang. Sejak perang dunia kedua telsh timbul kesadaran tentang pentingnya usaha mengembangkan negara negara di Asia, Afrika, dan Amerika Latin yang taraf kemakmurannya jauh lebih rendah dari negara maju. 
Sesuai dengan kesadaran ini, berbagai usaha telah dijalankan untuk mempercepat pembangunan di negara negara relatif miskin. Beberapa negara yang dahulunya tergolong relatif miskin sekarang memang telah menjadi negara makmur dan tidak lama lagi akan tergolong sebagai negara yang berpendapatan tinggi. Di Asia, Malaysia, Taiwan , Korea Selatan dan Thailand digolongkan kepada negara seperti itu.
Tetapi banyak negara berkembang lain masih menghadapi masalah masalah serius dan masalah tersebut menimbulkan hambatan untuk berkembang dengan cepat. India, Pakistan, Bangladesh dan termasuk Indonesia, misalnya masih memerlukan waktu yang lama untuk mencapai taraf negara yang berpendapatan tinggi.
            Ahli ahli ekonomi telah banyak membuat analisis untuk mengetahui faktor faktor yang menjadi penghambat pentingnya kepada udaha mempercepat pembangunan dinegara negara tersebut. Kegiatan pertanian yang tradisional, kekurangan modal dan tenaga ahli, perkembangan penduduk yang pesat merupakan beberapa faktor penting yang menghalangi berbagai negara untuk berkembang lebih cepat.
Bentuk bentuk masalah tersebut diterangkan dalam uraian dibawah ini
A . Pertanian Tradisional
B .  Kekurangan Dana Modal Dan Modal Fisikal
C . Peranan Tenaga Terampil Dan Berpendidikan
D . Perkembangan Penduduk Pesat
E . Masalah Institusi , Sosial , Kebudayaan Dan Politik
            Setelah mengalami pertumbuhan ekonomi negatif di tahun 2009, negara maju dikawasan Asia Pasifik yang juga merupakan mitra dagang penting Indonesia yaituAmerika Serikat dan Jepang mampu kembali mencapai pertumbuhan ekonomi positif ditahun 2010 masing-masing sebesar 2,9 persen dan 4,0 persen, serta Korea Selatan tumbuh sebesar 6,2 persen. Selama empat triwulan berturut-turut di tahun 2010,ekonomi Amerika, Korea Selatan dan Jepang selalu tumbuh positif.
Senada dengan yang terjadi pada ekonomi negara-negara maju Asia Pasifik,pertumbuhan ekonomi negara-negara maju di kawasan Eropa juga mengalami trenpositif di tahun 2010. Pertumbuhan ekonomi Jerman, Perancis, dan Inggris dalamempat kuartal 2010 selalu positif setelah pada tahun sebelumnya selalu mengalamipertumbuhan negatif. Hingga akhir tahun 2010 perekonomian Jerman, Perancis danInggris tumbuh masing-masing sebesar 3,6 persen, 1,5 persen , dan 1,3 persen
Di kawasan Asia, tantangan aktivitas perdagangan diperkirakan muncul sebagaidampak kebijakan pengetatan moneter Cina untuk mengatasi inflasi di negara tersebut.Dampak perlambatan ekonomi Cina diperkirakan akan mempengaruhi ekspor beberapanegara disekitarnya, khususnya Hongkong, Thailand, Malaysia, dan Taiwan. Keempat negara tersebut merupakan negara dengan peran ekspor yang cukup besar di dalamPDB-nya.
Ada beberapa ciri pembangunan ekonomi di Negara maju, yaitu:
a.        Pendapatan per kapita relative tinggi.
b.        Tingkat pertumbuhan penduduk rendah, tingkat kesehatan tinggi dan tingkat melek huruf tidak terbatas.
c.        Proses perekonomian terpusat pada sektor industri.
Faktor Pendorong Pembangunan Ekonomi di Negara Maju
-      Memiliki modal yang besar
-      Tingkat investasi tinggi
-      Tingkat produktivitas yang tinggi
-      Sebagian besar penduduknya bekerja disektor produksi tersier (produksi jasa)
-      Menguasai teknologi tinggi
-      Kegiatan produksinya padat modal
-      Banyak memiliki tenaga ahli
-      Mobilitas penduduknya tinggi

VI.        Kebijakan mempercepat pembangunan Negara berkembang dan Negara maju
Semenjak akhir perang dunia kedua, seperti telah dinyatakan, berbagai negara membangun telah berusaha untuk mempercepat pertumbuhan dan pembangunan ekonomi taraf kemakmuran masyarakatnya dapat ditingkatkan. Beberapa negara telah mencapai pembangunan dan perkembangan kemakmuran yang cukup besar.
Walau bagaimanapun terdapat juga negara negara yang belum mampu mengembangkan ekonominya. Kestabilan ekonomi dan politik merupakan syarat penting yang perlu dipenuhi untuk mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang pesat.
Adapun kebijakan kebijakan mempercepat kegiatan ekonomi
1.      Kebijakan diversifasi kegiatan ekonomi
2.      Mengembangkan infrastruktur
3.      Meningkatkan tabungan dan investasi
4.      Meningkatkan taraf pendidikan masyarakat
5.      Mengembangkan intitusi yang mendorong pembangunan
6.      Merumuskan dan melaksanakan perencanaan ekonomi


BAB   III
PENUTUP
Pembangunan ekonomi adalah suatu proses kenaikan dalam pendapatan total dan pendapatan per kapita dengan menghitung adanya pertambahan penduduk disertai adanya perubahan fundamental (perubahan mendasar) dalam struktur ekonomi.
Tujuan pembangunan ekonomi sebagaimana tertuang dalam Program Pembangunan Nasional (Propenas) untuk kurun waktu 2001-2005 adalah tercapainya taraf hidup masyarakat dan kesejahteraan yang berkeadilan dan berkelanjutan melalui upaya untuk mempercepat pemulihan ekonomi dan mewujudkan landasan pembangunan yang berkelanjutan.
Suatu perekonomian dapat dinyatakan dalam keadaan berkembang apabila pendapatan perkapita dalam jangka panjang cenderung meningkat. Hal ini tidak berarti bahwa pendapatan perkapita harus mengalami kenaikanterus menerus. Misalnya, suatu negara terjadi musibah bencana alam ataupunkekacauan politik, maka mengakibatkan perekonomian negara tersebut mengalami kemunduran. Namun, kondisi tersebut hanyalah bersifat sementara yang terpenting bagi negara tersebut kegiatan ekonominya secara rata-rata meningkat dari tahun ke tahun.


( Dari Berbagai Sumber )