KATAPENGANTAR
Puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT. Yang telah
memberikan rahmat serta karuniaNya kepada
kami sehingga kami berhasil menyelesaikan
makalah ini yang ALHAMDULLILAH tepat
pada waktunya yang berjudul “Pertumbuhan Dan Pembangunan Ekonomi Di Negara Berkembang Dan Negara Maju “
Diharapkan makalah ini
dapat memberikan imformasi
kepada kita semua tentang Pertumbuhan Dan Pembangunan Ekonomi Di Negara Berkembang Dan Negara Maju jika
dilihat dari berbagai aspek.kami menyadari bahwa makalah ini masih jauh dari sempurna,oleh
karena itu kritik dan saran dari
semua pihak yang bersipat
membangun selalu kami harap kan
demi kesempurnaan makalah ini .
Akhir kata, kami sampai kan
terima kasih kepada semua pihak
yang telah berperan serta dalam penyusun makalah ini dari awal sampai
akhir.Semoga Allah SWT senantiasa meridhai
usaha kita.Amin
Penyusun
DAFTAR ISI
|
Kata Pengantar
|
..……………………
|
1
|
|
|
Daftar Isi
|
..……………………
|
2
|
|
|
BAB I
|
PENDAHULUAN
|
..……………………
|
3
|
|
|
I.
Latar Belakang Masalah
|
..……………………
|
3
|
|
|
II. Rumusan Masalah
|
..……………………
|
4
|
|
|
III. Tujuan Masalah
|
..……………………
|
4
|
|
BAB II
|
PEMBAHASAN
|
..……………………
|
5
|
|
|
I.
Beberapa Konsep
tentang Pertumbuhan Ekonomi
|
..……………………
|
5
|
|
|
II.
Faktor faktor yang menentukan pertumbuhan ekonomi
|
..……………………
|
6
|
|
|
III. Teori teori pertumbuhan ekonomi
|
..……………………
|
7
|
|
|
IV. Perbedaan Pertumbuhan Ekonomi dan Pembangunan Ekonomi
|
..……………………
|
9
|
|
|
V. Masalah Pertumbuhan dan pembangunan ekonomi di negara
berkembang dan Negara maju
|
..……………………
|
10
|
|
|
VI. Kebijakan mempercepat pembangunan Negara berkembang dan Negara
maju
|
..……………………
|
12
|
|
BAB III
|
PENUTUP
|
..……………………
|
13
|
|
DAFTAR PUSTAKA
|
..……………………
|
13
|
|
BAB I
PENDAHULUAN
I.
Latar Belakang Masalah
Pertumbuhan ekonomi
merupakan masalah ekonomi dalam jangka panjang. Pertumbuhan ekonomi yang pesat
merupakan fenomena penting yang dialami hanya semenjak dua abad belakangan ini.
Dalam periode tersebut dunia telah mengalami perubahan yang sangat nyata
apabila dibandingkan dengan periode sebelumnya.di tinjau dari segi ekonomi,
perkembangan ekonomi dunia yang berlaku semenjak lebih dua abad yang lalu
menimbulkan dua efek penting yang sangat menggalakan
· Kemakmuran atau taraf hidup masyarakat makin meningkat.
· Dapat menciptakan kesempatan kerja yang baru kepada
penduduk yang terus bertambah jumlahnya.
Isu mengenai pertumbuhan
ekonomi yang selalu diperhatikan dalam analisis makro ekonomi adalah masalah
kelesuan pertumbuhan ekonomi dari waktu ke waktu. Dalam membicarakan mengenai
pertumbuhan ekonomi dua hal penting perlu di perhatikan, yaitu :
· Faktor faktor yang
menentukan pertumbuhan ekonomi suatu negara
· Teori teori yang menerangkan
penting menetukan pertumbuhan.
Dalam penjelasan lain
disebutkan pula bahwa Pembangunan ekonomi adalah suatu proses kenaikan
pendapatan total dan pendapatan perkapita dengan memperhitungkan adanya
pertambahan penduduk dan disertai dengan perubahan fundamental dalam struktur
ekonomi suatu negara dan pemerataan pendapatan bagi penduduk suatu negara.
Pembangunan ekonomi tak dapat
lepas dari pertumbuhan ekonomi (economic growth); pembangunan ekonomi mendorong
pertumbuhan ekonomi, dan sebaliknya, pertumbuhan ekonomi memperlancar proses
pembangunan ekonomi.
Yang dimaksud dengan
pertumbuhan ekonomi adalah proses kenaikan kapasitas produksi suatu
perekonomian yang diwujudkan dalam bentuk kenaikan pendapatan nasional [1].
Suatu negara dikatakan mengalami pertumbuhan ekonomi apabila terjadi
peningkatan GNP riil di negara tersebut. Adanya pertumbuhan ekonomi merupakan
indikasi keberhasilan pembangunan ekonomi.
Perbedaan antara keduanya
adalah pertumbuhan ekonomi keberhasilannya lebih bersifat kuantitatif, yaitu
adanya kenaikan dalam standar pendapatan dan tingkat output produksi yang
dihasilkan, sedangkan pembangunan ekonomi lebih bersifat kualitatif, bukan
hanya pertambahan produksi, tetapi juga terdapat perubahan-perubahan dalam
struktur produksi dan alokasi input pada berbagai sektor perekonomian seperti
dalam lembaga, pengetahuan, sosial dan teknik.
II.
Rumusan Masalah
Seperti yang telah di
uraikan pada latar belakang, maka penulis
mengambil rumusan masalah sebagai berikut:
Ø Beberapa konsep mengenai pertumbuhan ekonomi
Ø Faktor faktor yang menentukan pertumbuhan ekonomi
Ø Teori teori pertumbuhan ekonomi
Ø Masalah pembangunan di negara berkembang dan Negara maju
Ø Kebijakan mempercepat pembangunan Negara berkembang dan Negara maju
III.
Tujuan Penulisan
Tujuan
pembuatan makalah yang berjudul “Pertumbuhan Dan Pembangunan Ekonomi Di Negara Berkembang Dan Negara Maju ” adalah :
Ø Mengetahui beberapa konsep mengenai pertumbuhan
ekonomi
Ø Mengetahui faktor faktor yang menentukan
pertumbuhan ekonomi
Ø Mengetahui teori teori pertumbuhan ekonomi
Ø Mengetahui masalah pembangunan di negara berkembang dan Negara maju.
Ø Mengetahui kebijakan mempercepat pembangunan di negara berkembang dan Negara
maju.
BAB II
PEMBAHASAN
I.
Beberapa Konsep tentang Pertumbuhan Ekonomi
Telah banyak menyatakan
berbagai konsep yang erat hubungannya dengan perkembangan ekonomi suatu negara.
Istilah istilah pertumbuhan ekonomi (economic growth), perkembangan ekonomi
(economic development), tingakat kemakmuran atau taraf hidup masyarakat, dan
pendapatan perkapita dalah beberapa konsep yang telah dinyatakan.
Dalam
analisa ekonomi perlu dibedakan arti pertumbuhan ekonomi dan pembangunan
ekonomi. Kedua konsep ini mempunyai pengertian yang sedikit berbeda :
A. Pertumbuhan ekonomi
Pertumbuhan
ekonomi menerangkan atau mengukur prestasi dari perkembangan suatu ekonomi.
Dalam kegiatan perekonomian yang sebenernya pertumbuhan berarti perkembangan
fisikal produksi barang dan jasa yang berlaku di suatu negara, seperti
pertambahan dan jumlah produksi barang industri, perkembangan infrastruktur,
pertambahan jumlah sekolah, perkembangan produksi sektor jasa dan pertambahan
produksi barang modal. Tetapi dengan menggunakan berbagai jenis data produksi
adalah sangat sukar untuk memberi gambaran tentang pertumbuhan ekonomi yang di
capai. Oleh sebab itu untuk memberikan
suatu gambaran kasar mengenai pertumbuhan ekonomi yang di capai suatu negara,
ukuran yang selalu digunakan adalah tingkat pertumbuhan pendapatan nasional
riil yang dicapai.
B. Pembangunan ekonomi
Banyak orang yang selalu
keliru dalam menggunakan istilah pertumbuhan ekonomi dan pembangunan ekonomi.
Sebenarnya kedua istilah itu mempunyai arti yang sedikit berbeda. Kedua duanya
menerangkan mengenai perkembangan ekonomi yang berlaku. Tetapi biasanya, mereka
digunakan didalam konteks yang berbeda. Pertumbuhan selalu digunakan sebagai
suatu ungkapan umum yang menggambarkan tingkat perkembangan suatu negara yang
diukur melalui presentasi pertambahan pendapatan nasional riil. Istilah
pembangunan ekonomi (economic development) biasanya di kaitkan dengan
perkembangan ekonomi di negara negara berkembang.
Banyak informasi perlu
digunakan untuk secara lengkap menunujukan taraf kemakmuran dan taraf hidup
yang di capai masyarakat suatu negara,kemakmuran ditentukan pula oleh fasilitas
untuk mendapatkan suplai listrik dan air minum yang bersih, taraf kesehatan ,
fasilitas perobatan dll. Tersediannya yang cukup merupakan faktor lainnya,
apabila semua faktor faktor seperti ini digunakan untuk menunjukan tingkat
kemakmuran setiap negara, akan dihadapi masalah dalam mengumpulkan data seperti
itu.
II.
Faktor faktor yang
menentukan pertumbuhan ekonomi
Mengapa suatu ekonomi
berkembang dengan cepat tetapi ekonomi lainnya tidak berkembang ? pertanyaan
seperti ini susah untuk menjawabnya, kestabilan politik, kebijakan ekonomi
pemerintah, kekayaan alam yang dimiliki, jumlah dan kemampuan tenaga kerja, dll
. adalah beberapa faktor faktor penting yang mempengaruhi pertumbuhan ekonomi.
Beberapa faktor yang telah lama di pandang oleh beberapa ahli ahli ekonomi
sebagai sumber penting yang dapat mewujudkan pertumbuhan ekonomi.
A. Tanah dan kekayaan alam lainnya
Kekayan alam suatu negara
meliputi luas dan kesuburan tanah, keadaan iklim,dan cuaca, jumlh dan jenis
hasil hutan dan hasi laut yang dapta diperoleh,jumlah dan jenis kekayaan barang
tambang yang terdapat. Kekayaan alam akan dapat
mempermudah usaha untuk mengembangkan perekonomian suatu negara,
terutama pada masa masa permulaan dri proses pertumbuhan ekonomi.
Di dalam setiap negara
dimana pertumbuhan ekonomi baru bermula terapat banyak hambatan untuk
mengembangkan berbagai kegiatan ekonomi diuar sektor utama ( pertanian dan
pertambangan). Yaitu dimana sektor kekayaan alam terdapat kekurangan modal,
kekurangan tenaga ahlidan kekurangan pengetahuan para pengusaha untuk
mengembangkan kegiatan ekponomi modern di satu pihak. Dan terbatasnya pasar
bagi berbagai jenis kegiatan (sebagai akibat dari pendapatan masyarakat yang
sangat rendah ) dilain pihak, membatasi kemungkinan untuk mengembangkan
berbagai jenis kegiatan ekonomi.
B. Sistem sosial
dan sikap masyarakat
Sistem sosial dan sikap
masyarkat penting perannya dalam mewujudakan pertumbuhan ekonomi. Di dalam
menganalisis mengenai masalah masalah pembangunan di negara ahli ahli ekonomi
telah menunjukan bahwa sistem sosial dan sikap masyarakat dapat menjadi
penghambat yang serius kepada pembangunan. Adat istiadat yang tradisional dapat
menghambat masyarakat untuk menggunakan cara memproduksi yang modern dan
produktivitas yang tinggi. Oleh karena pertumbuhan ekonomi tidak dapat
dipercepat.
Sikap masyarakat juga dapat
menentukan sampai dimana pertumbuhan ekonomi dapat dicapai. Disebagian
masyarakat terdapat sikap masyarakat yang dapat memberikan dorongan yang besar
kepada pertumbuhan ekonomi. Sikap yang demkian itu antara lain adalah sikap
berhemat dengan tujuan untuk mengumpulkan lebih banyak uang untk investasi,
sangat menghargai kerja keras.
Apabila dalam masyarakat
terdapat beberapa keadaan dalam sistem sosial dan sikap
masyarakat yang sangat menghambat pertumbuhan ekonomi, pemerintah haruslah
berusaha untuk menghapuskan hambatan hambatan tersebut, perombakan, juga
perubahan dalam sikap masyarakat perlu diciptakan.
III.
Teori teori pertumbuhan
ekonomi
Pertumbuhan ekonomi
merupakan salah satu bidang penyelidikan yang sudah lama dibahas oleh para ahli
ekonomi. Pada hakikatnya adalah suat analisis mengenai sebab sebab dari
berlakunya pertumbuhan ekonomi dan faktor faktor yang menentukan pertumbuhan
itu.
A . Teori Pertumbuhan Klasik
Menurut pandangan para ahli
ekonomi klasik ada empat faktor yang mempengaruhi ekonomi, yaitu jumlah
penduduk, jumlah stok barang barang modal, luas tanah dan kekayaan alam, serta
tingkat teknologi yang digunakan. Walaupun menyadari bahwa pertumbuhan ekonomi
tergantung kepada banyak faktor. Ahli ahli ekonomi klasik terutama
menitikberatkan perhatiannya kepada pengaruh pertumbuhan penduduk pertumbuhan
ekonomi. Menurut pandangan ahli ekonomi
juga, hukum hasil tambahan yang semakin
berkurang akan mempengaruhi pertumbuhan ekonomi. Ini berarti pertumbuhan
ekonomi tidak akan terus menerus berlangsung.
B . Teori schumpeter
Teori shumpeter menekankan
pentingnya peranan pengusaha didalam mewujudkan pertumbuhan ekonomi. Dalam
teori itu ditunjukan bahwa para pengusaha, merupakan golongan yang akan terus
menerus membuat pembaharuan atau inovasi dalam kegiatan ekonomi.
Didalam mengemukakan teori
pertumbuhannya shumpeter memulai analisisnya dengan memisalkan bahwa
perekonomian sedang dalam keadaan tidak berkembang, tetapi keadaan ini tidak
berlangsung lama. Pada saat keadaan tersebut berlaku, segolongan pengusaha
menyadari tentang berbagai kemungkinan untuk mengadakan inovasi yang
menguntungkan. Didorong oleh keinginan mendapatkan keuntungan dari mengadakan
pembaharuan tersebut, mereka akan meminjam modal dan melakukan penanaman modal
(investasi).
C . Teori Harrod-Dommar
Dalam menganalisis menegenai
pertumbuhan ekonomi, teori harrod-dommar bertujuan untuk menerangkan syarat
yang harus dipenuhi supaya suatu perekonomian dapat mencapai pertumbuhan yang
teguhatau steedy growth dalam jangaka panjang.
Analisis harrod-dommar menggunakan pemisalan pemisalan: (i) barang modal
telah mencapai kapasitas penuh (ii) tabungan adalah proposional dengan pendapatan
nasional (iii) rasio modal produksi(capital
output ratio) (iv) perekonomian terdiri dua sektor.
D. Teori Pertumbuhan Neo Klasik
Sebagai suatu perluasan
teori keynes, teori harrod-dommar melihat persoalan pertumbuhan itu dari segi
permintaan. Pertumbuhan ekonomi hanya berlaku apabila pengeluaran agregat-
melalui kenaikan investasi-bertambah secara terus menerus pada tingkat
pertumbuhan yang ditentukan.
Sumbangan terpenting teori
pertumbuhan neo klasik bukanlah menunjukan faktor faktor yang mempengaruhi
pertumbuhan ekonomi, tetapi dalam sumbangannya untuk menggunakan teori tersebut
untuk mengadakan penyelidikan empiris dalam menentukan peranan sebenarnya dari
berbagai faktor produksi dalam mewujudkan pertumbuhan ekonomi.
IV.
Perbedaan Pertumbuhan Ekonomi dan Pembangunan Ekonomi
Pertumbuhan ekonomi
• Merupakan
proses naiknya produk per kapita dalam jangka panjang.
• Tidak
memperhatikan pemerataan pendapatan.
• Tidak
memperhatikan pertambahan penduduk
• Belum
tentu dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat.
• Pertumbuhan ekonomi belum tentu
disertai dengan pembangunan ekonomi
• Setiap
input dapat menghasilkan output yang lebih banyak
Pembangunan ekonomi
• Merupakan proses perubahan yang terus
menerus menuju perbaikan termasuk usaha meningkatkan produk per kapita.
• Memperhatikan pemerataan pendapatan
termasuk pemerataan pembangunan dan hasil-hasilnya.
• Memperhatikan
pertambahan penduduk.
• Meningkatkan
taraf hidup masyarakat.
• Pembangunan ekonomi selalu dibarengi
dengan pertumbuhan ekonomi.
• Setiap input selain menghasilkan output
yang lebih banyak juga terjadi perubahan – perubahan kelembagaan dan
pengetahuan teknik.
V.
Masalah Pertumbuhan dan pembangunan ekonomi di negara berkembang dan Negara maju
Di tahun 2010, fase pemulihan ekonomi
dunia semakin terasa. Perbaikan pertumbuhanekonomi terjadi baik di
negara-negara maju maupun negara-negara berkembang.Sebagian besar negara-negara
maju telah meninggalkan laju pertumbuhan negatif sejak kuartal pertama tahun
2010 dan berlanjut hingga kuartal-kuartal berikutnya. Di tahun2010 perekonomian
negara maju tumbuh sebesar 3,0 persen, setelah mengalamikontraksi sebesar 3,4
persen di tahun sebelumnya
Perbandingan pendapatan
perkapita diantara berbagai negara telah menunujukan bahwa terdapat perbedaan
yang besar dalam taraf kemakmuran negara maju dan negara berkembang. Sejak
perang dunia kedua telsh timbul kesadaran tentang pentingnya usaha
mengembangkan negara negara di Asia, Afrika, dan Amerika Latin yang taraf
kemakmurannya jauh lebih rendah dari negara maju.
Sesuai dengan kesadaran ini,
berbagai usaha telah dijalankan untuk mempercepat pembangunan di negara negara
relatif miskin. Beberapa negara yang dahulunya tergolong relatif miskin
sekarang memang telah menjadi negara makmur dan tidak lama lagi akan tergolong sebagai
negara yang berpendapatan tinggi. Di Asia, Malaysia, Taiwan , Korea Selatan dan
Thailand digolongkan kepada negara seperti itu.
Tetapi banyak negara
berkembang lain masih menghadapi masalah masalah serius dan masalah tersebut
menimbulkan hambatan untuk berkembang dengan cepat. India, Pakistan, Bangladesh
dan termasuk Indonesia, misalnya masih memerlukan waktu yang lama untuk
mencapai taraf negara yang berpendapatan tinggi.
Ahli
ahli ekonomi telah banyak membuat analisis untuk mengetahui faktor faktor yang
menjadi penghambat pentingnya kepada udaha mempercepat pembangunan dinegara
negara tersebut. Kegiatan pertanian yang tradisional, kekurangan modal dan
tenaga ahli, perkembangan penduduk yang pesat merupakan beberapa faktor penting
yang menghalangi berbagai negara untuk berkembang lebih cepat.
Bentuk bentuk masalah
tersebut diterangkan dalam uraian dibawah ini
A . Pertanian Tradisional
B .
Kekurangan Dana Modal Dan Modal Fisikal
C . Peranan Tenaga Terampil Dan Berpendidikan
D . Perkembangan Penduduk Pesat
E . Masalah Institusi , Sosial , Kebudayaan Dan
Politik
Setelah mengalami pertumbuhan
ekonomi negatif di tahun 2009, negara maju dikawasan Asia Pasifik yang juga
merupakan mitra dagang penting Indonesia yaituAmerika Serikat dan Jepang mampu
kembali mencapai pertumbuhan ekonomi positif ditahun 2010 masing-masing sebesar
2,9 persen dan 4,0 persen, serta Korea Selatan tumbuh sebesar 6,2 persen.
Selama empat triwulan berturut-turut di tahun 2010,ekonomi Amerika, Korea
Selatan dan Jepang selalu tumbuh positif.
Senada dengan yang terjadi pada ekonomi negara-negara maju
Asia Pasifik,pertumbuhan ekonomi negara-negara maju di kawasan Eropa juga
mengalami trenpositif di tahun 2010. Pertumbuhan ekonomi Jerman, Perancis, dan
Inggris dalamempat kuartal 2010 selalu positif setelah pada tahun sebelumnya
selalu mengalamipertumbuhan negatif. Hingga akhir tahun 2010 perekonomian
Jerman, Perancis danInggris tumbuh masing-masing sebesar 3,6 persen, 1,5 persen
, dan 1,3 persen
Di kawasan Asia, tantangan aktivitas perdagangan
diperkirakan muncul sebagaidampak kebijakan pengetatan moneter Cina untuk
mengatasi inflasi di negara tersebut.Dampak perlambatan ekonomi Cina
diperkirakan akan mempengaruhi ekspor beberapanegara disekitarnya, khususnya
Hongkong, Thailand, Malaysia, dan Taiwan. Keempat negara tersebut merupakan
negara dengan peran ekspor yang cukup besar di dalamPDB-nya.
Ada beberapa ciri pembangunan ekonomi di Negara maju, yaitu:
a. Pendapatan
per kapita relative tinggi.
b. Tingkat pertumbuhan penduduk rendah, tingkat
kesehatan tinggi dan tingkat melek huruf tidak terbatas.
c. Proses
perekonomian terpusat pada sektor industri.
Faktor Pendorong Pembangunan Ekonomi di
Negara Maju
-
Memiliki modal yang
besar
-
Tingkat investasi
tinggi
-
Tingkat produktivitas
yang tinggi
-
Sebagian besar
penduduknya bekerja disektor produksi tersier (produksi jasa)
-
Menguasai teknologi
tinggi
-
Kegiatan produksinya
padat modal
-
Banyak memiliki
tenaga ahli
-
Mobilitas penduduknya
tinggi
VI.
Kebijakan mempercepat
pembangunan Negara berkembang dan Negara maju
Semenjak akhir perang dunia
kedua, seperti telah dinyatakan, berbagai negara membangun telah berusaha
untuk mempercepat pertumbuhan dan pembangunan ekonomi taraf kemakmuran
masyarakatnya dapat ditingkatkan. Beberapa negara telah mencapai pembangunan
dan perkembangan kemakmuran yang cukup besar.
Walau bagaimanapun terdapat
juga negara negara yang belum mampu mengembangkan ekonominya. Kestabilan
ekonomi dan politik merupakan syarat penting yang perlu dipenuhi untuk
mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang pesat.
Adapun kebijakan kebijakan
mempercepat kegiatan ekonomi
1. Kebijakan diversifasi
kegiatan ekonomi
2. Mengembangkan infrastruktur
3. Meningkatkan tabungan dan
investasi
4. Meningkatkan taraf
pendidikan masyarakat
5. Mengembangkan intitusi yang
mendorong pembangunan
6. Merumuskan dan melaksanakan
perencanaan ekonomi
BAB III
PENUTUP
Pembangunan ekonomi adalah suatu proses
kenaikan dalam pendapatan total dan pendapatan per kapita dengan menghitung
adanya pertambahan penduduk disertai adanya perubahan fundamental (perubahan
mendasar) dalam struktur ekonomi.
Tujuan pembangunan ekonomi sebagaimana
tertuang dalam Program Pembangunan Nasional (Propenas) untuk kurun waktu
2001-2005 adalah tercapainya taraf hidup masyarakat dan kesejahteraan yang
berkeadilan dan berkelanjutan melalui upaya untuk mempercepat pemulihan ekonomi
dan mewujudkan landasan pembangunan yang berkelanjutan.
Suatu perekonomian dapat dinyatakan
dalam keadaan berkembang apabila pendapatan perkapita dalam jangka panjang
cenderung meningkat. Hal ini tidak berarti bahwa pendapatan perkapita harus
mengalami kenaikanterus menerus. Misalnya, suatu negara terjadi musibah bencana
alam ataupunkekacauan politik, maka mengakibatkan perekonomian negara tersebut
mengalami kemunduran. Namun, kondisi tersebut hanyalah bersifat sementara yang
terpenting bagi negara tersebut kegiatan ekonominya secara rata-rata meningkat
dari tahun ke tahun.
( Dari Berbagai
Sumber )